• Rabu, 28 September 2022

Soal Pembangunan Gereja di Cilegon Ditolak Masyarakat, Menag: Kita akan Diskusikan Solusinya Segera

- Senin, 12 September 2022 | 16:04 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan Kemenag akan mengundang para pihak terkait untuk mencari solusi terbaik soal pembangunan gerjea di Cilegon yang ditolak masyarakat. (Kemenag RI/CoverBothSide.com)
Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan Kemenag akan mengundang para pihak terkait untuk mencari solusi terbaik soal pembangunan gerjea di Cilegon yang ditolak masyarakat. (Kemenag RI/CoverBothSide.com)

COVERBOTHSIDE – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan akan segera mengundang para pihak terkait untuk duduk bersama membahas soal pembangunan gereja di Cilegon yang menuai polemik.

Menag menyampaikan dilakukannya pembahasan tersebut bertujuan mencari solusi terbaik atas rencana pembangunan gereja di Cilegon yang mendapatkan penolakan dari masyarakat, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.

”Kita akan diskusikan solusinya dengan Wali Kota Cilegon dan tokoh masyarakat. Saya mengundang mereka untuk bertemu pada 14 September mendatang,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, pada Senin, 12 September 2022.

Baca Juga: Tokoh Gereja Usul Bentuk Badan Amal Sosial Kristen Indonesia, Gus Yaqut: Kemenag akan Dukung

Selain mengundang masyarakat, Wali Kota Cilegon dan Wakil Wali Kota Cilegon, Menag menyebutkan Kemenag juga mengundang para pihak lain, yaitu antara lain Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden.

Sedangkan dari internal Kemenag, lanjut Yaqut, yaitu Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, Plt. Dirjen Bimas Kristen Kemenag, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon.

”Saya sudah terima laporan dari tim, undangan pertemuan di kantor Kementerian Agama ini sudah dikirim ke para pihak, termasuk Wali Kota Cilegon,” ujar Menag Yaqut.

Baca Juga: Beredar Narasi Menag Minta Masyarakat Ikhlaskan Dana Haji untuk IKN, Kemenag: Fitnah dan Menyesatkan

Menag menerangkan bahwa persoalan tersebut memang perlu dibahas secara jernih dan tidak emosional. Karena itu, pertemuan dengan para pihak terkait ini menurutnya sangat penting untuk mendudukan persoalannya dan menyelesaikannya.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X