• Jumat, 9 Desember 2022

BMKG Imbau Rekonstruksi Bangunan yang Rusak Akibat Gempa Cianjur Gunakan Struktur Tahan Gempa, Ini Alasannya

- Kamis, 24 November 2022 | 02:37 WIB
Salah satu toko yang mengalami kerusakan akibat gempa magnitudi 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 Novmber 2022. (BNPB/CoverBothSide.com)
Salah satu toko yang mengalami kerusakan akibat gempa magnitudi 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 Novmber 2022. (BNPB/CoverBothSide.com)

COVERBOTHSIDE - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan yang rusak akibat gempa di Kabupaten Cianjur untuk menggunakan struktur bangunan tahan gempa.

Dijelaskan Dwikorita, banyaknya jumlah korban meninggal dunia dan kerusakan bangunan saat gempa Cianjur tidak hanya akibat gempa dangkal, namun juga akibat struktur bangunan yang tidak memenuhi standar tahan gempa.

Berdasarkan tinjauan BMKG, dia menyebutkan mayoritas bangunan yang rusak akibat gempa Cianjur karena dibangun tanpa mengindahkan struktur tahan gempa, yaitu menggunakan besi tulangan dengan semen standar.

Baca Juga: Memasuki Puncak Musim Penghujan, BMKG Imbau Pemerintah dan Masyarakat Cianjur Mewaspadai Bencana Alam Ikutan

Akibatnya, ungkap Kepala BMKG, bangunan-bangunan tersebut tidak mampu menahan guncangan gempa yang saat itu tercatat bermagnitudo 5,6 skala richter (SR).

"Banyaknya korban jiwa dan luka-luka dalam gempa Cianjur bukan akibat guncangan gempa saja, melainkan juga karena tertimpa bangunan yang tidak sesuai dengan struktur tahan gempa," kata dia dalam keterangannya dikutip CoverBothSide.com, Rabu, 23 November 2022. 

Khusus untuk pemukiman warga di daerah lereng-lereng dan perbukitan Kabupaten Cianjur, Dwikorita menyebutkan opsi relokasi harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga: BMKG Ungkap Gempa Susulan akan Melandai dalam Waktu 4 Hari Kedepan

Mengingat, berdasarkan analisa yang dilakukan BMKG, dia mengungkapkan bahwa gempa yang melanda Cianjur merupakan gempa yang berulang setiap 20 tahunan dan kemungkinan dapat terjadi kembali. 

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X