• Jumat, 9 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: BMKG Mencatat Ada 149 Kali Gempa Bumi Susulan, Terbesar 4,2 SR

- Selasa, 22 November 2022 | 19:58 WIB
BMKG melaporkan terdapat 149 gempa susulan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Selasa, 22 November 2022 sampai dengan pukul 18.00 WIB. (BMKG/CoverBothSide.com)
BMKG melaporkan terdapat 149 gempa susulan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Selasa, 22 November 2022 sampai dengan pukul 18.00 WIB. (BMKG/CoverBothSide.com)

COVERBOTHSIDE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 149 kali gempa bumi susulan pasca gempa bumi magnitudo 5,6 skala richter (SR) melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022.

BMKG menyatakan gempa bumi susulan yang tercatat sebanyak 149 kali tersebut berdasarkan data per hari Selasa, 22 November 2022 pukul 18.00 WIB. Magnitudo terkecil sebesar 1,2 SR dan terbesar 4,2 SR.

Atas hal tersebut, seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur dan sekitarnya dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa bumi susulan serta mengungsi jika dirasa rumahnya masih belum aman dari bahaya gempa bumi.

Baca Juga: Jokowi Minta Pembangunan Rumah Warga Terdampak Gempa Cianjur Memakai Standar Bangunan Anti Gempa

Sebagaimana diketahui, gempa bumi magnitudo 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada Senin, 21 November 2022 menyebabkan korban jiwa sebanyak 103 orang meninggal dunia.

Sampai hari ini, merujuk data BNPB per Selasa, 22 November 2022 pukul 09.55 WIB, dilaporkan juga bahwa terdapat sebanyak 25 orang yang dilaporkan hilang atau tertimbun reruntuhan bangunan. Saat ini, pencarian masih terus dilakukan.

BNPB juga mencatat terdapat 377 orang luka-luka di Kabupaten Cianjur, 1 orang luka sedang di Kabupaten bandung, 1 orang luka berat dan 9 orang luka ringan di Kabupaten Sukabumi, dan 2 orang luka ringan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa Cianjur, Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita

Adapun warga yang mengungsi bertambah menjadi 7.060 jiwa yang tersebar di beberapa titik. Selain itu, sebanyak 8 kepala keluar (KK) mengungsi di Kabupaten Sukabumi dan 4 orang mengungsi di Kabupaten Bogor.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BMKG, BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X