Pasca Gempa Cianjur, BNPB Sebut 25 Warga Masih Tertimbun Hingga Hari Ini

- Selasa, 22 November 2022 | 10:23 WIB
Kerusakan bangunan akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022. (BNPB/CoverBothSide.com)
Kerusakan bangunan akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022. (BNPB/CoverBothSide.com)

COVERBOTHSIDE – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa pasca gempa bumi 5,6 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih terdapat 25 warga yang tertimbun reruntuhan hingga hari ini, Selasa, 22 November 2022 pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, sebanyak 25 warga yang masih tertimbun reruntuhan tersebut teridentifikasi berada di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Sebelumnya, BNPB dan sejumlah pihak terkait telah melakukan rapat koordinasi pertama terkait penanganan darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, pada Senin petang, 21 November 2022.

Baca Juga: #PrayForCianjur, Ridwan Kamil Ungkap Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Mayoritas Anak-anak

Pada rapat koordinasi ini, Kepala BNPB Suharyanto menekankan bahwa target masa tanggap darurat berlangsung selama satu minggu dan berharap proses pencarian dan evakuasi sudah selesai.

Suharyanto juga meminta kementerian dan lembaga dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mempercepat penanganan darurat. Ia mengatakan BNPB telah mengerahkan personel dan logistik ke lokasi bencana.

”Kami juga menyiagakan satu unit helikopter untuk distribusi bantuan (kepada korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya),” ujar Suharyanto dalam keterangannya saat memimpin rapat koordinasi.

Baca Juga: #PrayForCianjur, Ridwan Kamil Ungkap Kondisi Terkini Paska Gempa Cianjur: Listrik Padam, Air Bersih Terbatas

Lebih lanjut, Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan menyampaikan untuk prioritas utama penanganan darurat saat ini, yaitu pencarian dan evakuasi korban, penanganan pengungsi serta perbaikan sarana vital dan pembersihan material yang menutup akses jalan.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X