• Rabu, 28 September 2022

Soal Bjorka Ubrak-abrik Data Pemerintah, Moeldoko: Momentum Membenahi Keamanan Siber Indonesia

- Jumat, 16 September 2022 | 14:25 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Bivi Edward/Mediusnews)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Bivi Edward/Mediusnews)

COVERBOTHSIDEKepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko turut memberikan komentar soal kasus kebocoran data pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga tokoh publik yang dilakukan oleh hacker atau peretas dengan identitas Bjorka.

Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini mengungkapkan bahwa kasus kebocoran data tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dalam membenahi keamanan siber Indonesia.

Selain itu, Moeldoko menilai, kebocoran data tersebut juga menjadi sinyal nyata untuk pemerintah Indonesia agar segera berbenah diri dan mengatur ulang prioritas keamanan dan perlindungan privasi.

Baca Juga: Pria Diduga Bjorka Diamankan di Madiun, Mabes Polri: Masih Didalami Timsus, Nanti Disampaikan Menkopolhukam

Salah satu pembenahan tersebut, kata dia, dengan memaksimalkan kemampuan teknologi anak bangsa dan melibatkan para talenta-talenta yang ahli di bidang keamanan siber tersebut.

”Mari kita gerakkan sumber daya itu untuk membangun pondasi demi mewujudkan kedaulatan keamanan siber. Dengan teknologi anak bangsa, data tidak hanya aman, tapi juga bisa kita kontrol,” kata Moeldoko dalam siara persnya, Jumat, 16 September 2022.

Meski demikian, mantan Panglima TNI ini menegaskan bahwa terkait pembocoran data yang dilakukan peretas dengan identitas Bjorka harus ditindak tegas. Sebab, kata dia, Bjorka telah mengganggu kedaulatan data Indonesia.

Baca Juga: Bocor Lagi! 102 Juta Data Kemensos RI Diduga Diretas dan Disebarkan di Deep Web

Moeldoko menyebutkan, kedaulatan data di ruang siber merupakan perpanjangan tangan dari kedaulatan negara. Untuk itu, dia mengatakan pemerintah tidak boleh abai mengatasi kebocoran data.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X