• Rabu, 28 September 2022

Lindungi Potensi Alam, Presiden Jokowi Minta Kemenhan Jaga Keamanan Wilayah Perbatasan NKRI

- Jumat, 16 September 2022 | 10:28 WIB
Presiden Jokowi mengatakan desain keamanan dan perthanan sangat diperlukan untuk melindungi potensi alam di wilayah perbatasan NKRI. (Kemenhan/CoverBothSide.com)
Presiden Jokowi mengatakan desain keamanan dan perthanan sangat diperlukan untuk melindungi potensi alam di wilayah perbatasan NKRI. (Kemenhan/CoverBothSide.com)

COVERBOTHSIDEPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk membuat desain desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau wilayah-wilayah perbatasan di Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki pada Kamis, 15 September 2022.

Menurut Kepala Negara, desain keamanan dan pertahanan di wilayah perbatasan sangat diperlukan untuk melindungi potensi alam yang dimiliki Indonesia, terutama wilayah-wilayah seperti Maluku Barat Daya tersebut.

Baca Juga: Pria Diduga Bjorka Diamankan di Madiun, Mabes Polri: Masih Didalami Timsus, Nanti Disampaikan Menkopolhukam

”Ini (desain keamanan dan pertahanan negara) penting, karena potensi alam yang ada di sini perlu dilihat secara detail,” kata Presiden dalam keterangannya usai melihat salah satu titik terluar Indonesia, Pulau Leti, wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengatakan Kemenhan sudah mempersiapkan desain pertahanan negara seperti yang diperintahkan Presiden Jokowi 2,5 tahun lalu.

Termasuk, lanjut Menhan, bagaimana pihaknya telah mempersiapkan desain pengamanan jalur-jalur laut kepulauan di Indonesia yang menjadi jalur bagi 60 persen perdagangan laut dunia.

Baca Juga: Bocor Lagi! 102 Juta Data Kemensos RI Diduga Diretas dan Disebarkan di Deep Web

Apalagi, kata Prabowo, masa depan kekayaan Indonesia sebagian besar akan ada di Indonesia Timur. Untuk itu, pulau-pulau terluar di kawasan tersebut menurutnya harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: Kemenhan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X