• Rabu, 28 September 2022

Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak, Wamenkes: Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA

- Jumat, 9 September 2022 | 18:35 WIB
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (Instagram @dante_harbuwono)
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (Instagram @dante_harbuwono)

COVERBOTHSIDE – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), dr. Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan Indonesia memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Sekalipun secara global angka kasus kematian ibu dan anak turun, Dante mengatakan bebannya masih tinggi. Untuk itu, dia mengatakan perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Selama ini, Wamenkes menyebutkan, buku KIA memiliki peranan penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Sebab, kata dia, buku pegangan tersebut merupakan panduan bagi keluarga dan penyedia layanan kesehatan untuk mengidentifikasi awal masalah kesehatan selama masa kehamilan dan masa kanak-kanak.

Baca Juga: Cegah Kecacatan pada Anak, Kemenkes Canangkan Kembali Program Skrining Hipotiroid Kongenital

”Kehamilan, persalinan, nifas, dan masa kanak-kanak adalah masa kritis. Karena itu, perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan buku KIA agar dapat mengidentifikasi awal masalah kesehatan ibu dan anak,” kata Wamenkes dalam keterangannya, Jumat, 9 September 2022.

Dalam upaya meningkatkan pemanfaatan buku KIA tersebut, lanjut Wamenkes, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun telah menjalin kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kerja sama tersebut, kata dia, dengan mengadakan program pengembangan kapasitas kerja sama Selatan-Selatan melalui pertukaran pengetahuan, keahlian, dan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Lindungi Anak dari Kekerasan, Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Nomor 101 Tahun 2022 tentang Stranas PKTA

Salah satunya yaitu kegiatan Knowledge Sharing Program on Maternal and Child Health Handbook, ‘Enhancing quality of care for early detection through integrated health check-up for mother and child using MCH Handbook’ yang diselenggarakan pada tanggal 7-9 September 2022, dengan peserta berasal dari delapan negara.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X