• Jumat, 9 Desember 2022

Waspada Krisis Pangan di Indonesia, Pesan Presiden Jokowi: Menjaga Pasokan Pangan Wajib

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 01:37 WIB
Presiden Jokowi melakukan penanaman kelapa genjah di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. (Humas Setkab/Dindha/Cover Both Side)
Presiden Jokowi melakukan penanaman kelapa genjah di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. (Humas Setkab/Dindha/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali soal krisis pangan yang telah mengakibatkan sejumlah negara di dunia mengalami kekurangan pangan hingga kelaparan.

Presiden Jokowi menyampaikan, berkaca pada kondisi krisis pangan di sejumlah negara tersebut, sudah seharusnya untuk berhati-hati dan waspada agar tidak terjadi juga di Indonesia.

”Jangan sampai (krisis pangan) terjadi di negara kita Indonesia. Oleh sebab itu, menjaga pasokan pangan (adalah) wajib,” tegas Presiden dalam keterangannya usai melakukan kegiatan peninjauan dan penanaman kelapa genjah bersama para petani di Dukuh Samin, Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Masyarakat Tanami Lahan Tidak Produktif dengan Komoditas Pangan, Ini Alasannya

Selain menjaga pasokan pangan, Jokowi juga menegaskan pentingnya menjaga distribusi pangan agar tidak terjadi ketimpangan antar daerah. Selama ini, karena ketimpangan itu, sejumlah harga pangan ikut meningkat.

Presiden Jokowi pun mendorong kepada seluruh petani di Indonesia untuk mulai menanam komoditas pangan, terutama yang bisa menjadi substitusi bahan pangan impor.

”Misalnya, gandum, ini bisa dicampur dengan cassava, dicampur misalnya sorgum, dicampur dengan sagu. Saya kira ini akan sangat mengurangi impor (gandum) kita,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Target Produksi Sorgum 154.464 Ton di 2024, Airlangga: Pengganti Gandum untuk Ketahanan Pangan

Disamping itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan pentingnya menjaga nilai inflasi bahan pangan agar tetap stabil, sehingga tidak menurunkan daya beli masyarakat.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X