• Jumat, 9 Desember 2022

Presiden Jokowi Dorong Masyarakat Tanami Lahan Tidak Produktif dengan Komoditas Pangan, Ini Alasannya

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:51 WIB
Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Jokowi saat berbincang dengan para petani usai penanaman kelapa genjah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis, 11 Agustus 2022. (BPMI Setpres/Laily Rachev/Cover Both Side)
Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Jokowi saat berbincang dengan para petani usai penanaman kelapa genjah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis, 11 Agustus 2022. (BPMI Setpres/Laily Rachev/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong masyarakat memanfaatkan lahan-lahan di pekarangan rumah yang tidak produktif untuk ditanami komoditas pangan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau dan menanam bersama kelapa genjah dengan petani di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Kepala Negara mencontohkan salah satu komoditas pangan yang bisa ditanam di lahan-lahan pekarangan rumah yaitu cabai. Menurutnya, proses menanam cabai sangat sederhana, cukup menggunakan polybag sudah bisa.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Lahan Perhutanan Sosial Ditanami Tanaman Pangan

Jika hal itu bisa dilakukan oleh masyarakat, terutama di desa, Presiden yakin tidak akan ada lagi masyarakat yang kekurangan cabai atau harga cabai naik drastis. Sebab, kata dia, masyarakat sudah memiliki stok cabai di rumah.

”Urusan ini (cabai) yang seharusnya rumah tangga-rumah tangga di desa itu bisa menanamnya di polybag atau di pekarangan, sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabai atau harga cabai naik drastis,” ujarnya.

Selain itu ditanami cabai, Kepala Negara juga mencontohkan komoditas pangan lain yang dapat ditanam masyarakat di lahan-lahan pekarangan rumahnya yaitu kelapa genjah, seperti yang turut ditanam Presiden saat ini.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Jajarannya Buat Roadmap Produksi dan Hilirisasi Sorgum hingga 2024

Jokowi menjelaskan, kelapa genjah sendiri memiliki beragam manfaat. Salah satunya bisa diolah menjadi berbagai bahan pangan seperti gula semut, minuman segar hingga minyak kelapa.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X