• Jumat, 9 Desember 2022

Menkeu Sebut Indonesia Tidak akan Menjadi Negara Maju Jika 4 Pekerjaan Rumah Ini Belum Selesai

- Senin, 8 Agustus 2022 | 18:25 WIB
Menkeu Sri Mulyani menyebutkan Indonesia tidak akan bisa menjadi negera maju jika empat pekerjaan rumah ini belum selesai. (Kemenkeu RI/Cover Both Side)
Menkeu Sri Mulyani menyebutkan Indonesia tidak akan bisa menjadi negera maju jika empat pekerjaan rumah ini belum selesai. (Kemenkeu RI/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju atau Indonesia Emas di tahun 2045 jika sejumlah pekerjaan rumah belum selesai.

Adapun pekerjaan rumah menurut Sri Mulyani tersebut antara lain meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Namun demikian, Menkeu menyampaikan, untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah tersebut butuh suatu perencanaan matang yang dimulai dari hari ini hingga ke depannya.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap PR Indonesia Turunkan Emisi Karbon: Biayanya Besar

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengatakan salah satu langkah awal Indonesia untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut adalah komitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM seiring dengan visi Indonesia Emas 2045.

Adapun visi Indonesia Emas 2045 yaitu bercita-cita menjadi high-income economy, prospeknya jumlah penduduk akan mencapai 309 juta orang dengan mayoritas usia produktif, hidup di perkotaan, dan berpenghasilan menengah.

”Tidak akan mungkin terjadi dan tidak akan menjadi negara maju kalau kita tidak melakukan pekerjaan rumah penting kita,” kata dia dalam keterangannya saat acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Indonesia Tahun 2022 yang dilaksanakan secara hybrid, Senin, 8 Agustus 2022.

Baca Juga: Sri Mulyani Dorong Bank Pembangunan Islam Bantu Indonesia di Sektor Penghijauan dan Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, untuk mendukung peningkatan kualitas SDM, pemerintah telah menggunakan APBN dengan berbagai program, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun jaring pengaman sosial.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: Kemenkeu RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X