GUSDURian Peduli Bantu 50 Hunian Sementara untuk Warga Korban Gempa Bumi di Pasaman Barat

- Rabu, 23 Maret 2022 | 18:01 WIB
GUSDURian Peduli menyerahkan bantuan 50 unit hunian sementara untuk warga korban gempa bumi di Pasaman Barat. (GUSDURian Peduli/Cover Both Side)
GUSDURian Peduli menyerahkan bantuan 50 unit hunian sementara untuk warga korban gempa bumi di Pasaman Barat. (GUSDURian Peduli/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEGUSDURian Peduli bekerjasama dengan Gerakan Islam Cinta dan Kitabisa.com membantu pembangunan 50 unit hunian sementara untuk warga korban gempa bumi 6,1 SR di Nagari Kajai, Talamau, Pasaman Barat.

Ketua umum GUSDURian Peduli, Aak Abdullah Al Kudus mengatakan bantuan huntara kepada warga terdampak gempa bumi ini merupakan bantuan tahap pertama disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat.

Bantuan huntara ini menurutnya bertujuan untuk memberikan tempat tinggal sementara yang layak bagi warga korban gempa bumi di Pasaman Barat. Sebab, kata dia, banyak rumah warga sudah tidak layak untuk ditinggali.

Baca Juga: 'Gerai Baju Layak Pakai Gratis', Inisiatif GUSDURian Peduli Atasi Membludaknya Bantuan Pakaian

Berdasarkan data PMI Pasaman Barat, dia mengatakan total kebutuhan hunian sementara sebanyak 2.500 unit. Sedangkan kondisi sampai hari ini, dia menyebutkan baru terbangun 69 unit dari total 200 unit yang akan dibangun.

Untuk itu, Aak mengatakan GUSDURian Peduli mentargetkan bantuan huntara yang telah disalurkan tersebut bisa dapat terbangun dan ditempati oleh warga korban gempa bumi di Pasaman Barat sebelum Ramadhan tiba.

”Mayoritas warga di Pasaman Barat beragama Islam. Jadi, akan sangat memprihatinkan jika mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri di tenda-tenda darurat,” kata dia dalam keterangannya.

Baca Juga: GUSDURian Peduli Gelar Doa Bersama Bantu Moril Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Lebih lanjut, sebagaimana hasil pantauan di lokasi, dia menegaskan bahwa informasi yang mengatakan bahwa warga korban gempa bumi di Pasaman Barat tidak membutuhkan bantuan adalah tidak benar adanya.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X