• Rabu, 28 September 2022

Presiden Jokowi Dorong 62,2 Juta UMKM Segera Memiliki NIB, Ini Alasannya

- Kamis, 1 September 2022 | 14:40 WIB
Presiden Jokowi  saat menyampaikan sambutannya dalam acara penyerahan nomor induk berusaha (NIB) kepada para pelaku UMKM di Gedung Olahraga (GOR) Toware (HMS), Kabupaten Jayapura pada Rabu, 31 Agustus 2022. (BPMI Setpres/Lukas/Cover Both Side)
Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutannya dalam acara penyerahan nomor induk berusaha (NIB) kepada para pelaku UMKM di Gedung Olahraga (GOR) Toware (HMS), Kabupaten Jayapura pada Rabu, 31 Agustus 2022. (BPMI Setpres/Lukas/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) segara memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) agar menjadi pengusaha formal.

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat memberikan nomor induk berusaha (NIB) kepada para pelaku UMKM di Gedung Olahraga (GOR) Toware (HMS), Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Presiden mengungkapkan bahwa sampai saat ini baru 1,8 juta dari 64 juta pelaku UMKM di Indonesia yang memiliki NIB. Artinya, masih ada 62,2 juta pelaku UMKM yang belum memiliki NIB.

Baca Juga: Jokowi Beberkan Manfaat UMKM Memiliki Izin Usaha dan NIB: Mudah Dapat Bantuan dan Program KUR Bank

Oleh karena itu, Presiden pun mendorong para pelaku UMKM yang belum NIB tersebut agar segera mengurusnya. Sebab, lanjut Jokowi, pelaku UMKM yang memiliki akan mendapatkan banyak manfaat.

”Yang memiliki NIB, yang telah didorong oleh Kementerian Investasi baru 1,8 juta. Artinya, yang lain belum memiliki NIB. Oleh sebab itu, Bapak Ibu beruntung telah memiliki NIB,” ujarnya.

Kepala Negara pun mengungkapkan salah satu manfaat pelaku UMKM yang telah memiliki NIB adalah akses permodalan di bank, seperti mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan bunga 3 persen.

Baca Juga: Presiden Jokowi Target 20 Juta UMKM Indonesia Masuk Marketplace di Tahun 2022

KUR sekarang bunganya berapa? 3 persen, itu disubsidi pemerintah lho, bukan dari bank. Itu disubsidi pemerintah supaya usaha mikro, usaha kecil kita bisa berkembang dengan cepat,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X