• Jumat, 9 Desember 2022

Pertalite Mau Dinaikkan Jadi Rp 10 Ribu, Presiden Jokowi: Hati-hati, Ini Menyangkut Hajat Hidup Orang Banyak

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 19:02 WIB
Presiden Jokowi meminta jajarannya berhati-hati dan menghitung secara detail rencana menaikkan harga BBM jenis Pertalite menjari Rp 10 ribu. (BPMI Setpres/Cover Both Side)
Presiden Jokowi meminta jajarannya berhati-hati dan menghitung secara detail rencana menaikkan harga BBM jenis Pertalite menjari Rp 10 ribu. (BPMI Setpres/Cover Both Side)

COVERBOTHSIDEPresiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta jajarannya untuk berhati-hati dan menghitung secara detail sebelum mengambil keputusan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Hal itu ditegaskan Presiden Jokowi menanggapi rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM jenis Pertalite dari awalnya Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter.

”Hitung betul, hitung betul sebelum diputuskan (harga Pertalite naik),” tegas Kepala Negara dalam keterangannya usai meninjau progres renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di Jakarta pada Selasa, 23 Agustus 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajak KADIN Manfaatkan Krisis Pangan: Dalam Situasi Sulit, Pasti Ada Peluang

Presiden menyebutkan, kenaikan harga Pertalite ini akan berpengaruh besar terhadap hajat hidup orang banyak. Karena itu, dia meminta jajarannya untuk berhati-hati terhadap dampak yang akan timbul dari kenaikan harga Pertalite tersebut.

”Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, semuanya harus diputuskan secara hati-hati, dikalkulasi dampaknya. Jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli rakyat, menurunkan konsumsi rumah tangga,” tuturnya.

Selain daya beli dan konsumsi masyarakat, Kepala Negara juga mengingatkan dampak yang akan timbul dari kenaikan harga Pertalite terhadap kenaikan inflasi dan penurunan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Perintah Presiden Jokowi: Kalau Ada Mafia Tanah Main-main, Detik Itu juga Gebuk

”Nanti yang harus dihitung juga inflasi yang tinggi, kemudian bisa menurunkan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.***

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X