• Jumat, 9 Desember 2022

Minyak Mentah Naik, Pertamina Tegaskan Harga Pertalite Tetap Rp7.650 per Liter

- Sabtu, 12 Maret 2022 | 14:42 WIB
PT Pertamina dan Pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM jenis Pertalite meski harga minyak mentah naik akibat konflik Rusia-Ukraina. (Pertamina/Cover Both Sie)
PT Pertamina dan Pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM jenis Pertalite meski harga minyak mentah naik akibat konflik Rusia-Ukraina. (Pertamina/Cover Both Sie)

COVERBOTHSIDE – Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak naik di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat konflik Rusia-Ukraina.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman mengungkapkan tidak naiknya harga BBM jenis Pertalite ini dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sehingga, meski harga minyak dunia menembus US$ 130 per barel, dia mengatakan Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memutuskan harga Pertalite akan tetap di harga jual Rp7.650 per liter.

Baca Juga: Pertamina Naikkan Harga LPG Non Subsidi Jadi Rp15.500 per Kg, Bagaimana LPG Subsidi?

”Kami sepenuhnya mendukung kebijakan Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cover Both Side pada Kamis, 10 Maret 2022.

Menurut Fajriyah, harga tersebut tidak berubah sejak tiga tahun terakhir dan saat ini porsi konsumsi Pertalite adalah yang terbesar atau sekitar 50% dari total konsumsi BBM nasional.

Untuk itu, dia mengatakan Pertamina dan Pemerintah akan terus melakukan pembahasan untuk skenario kompensasi Pertalite agar stabilisasi harga Pertalite dapat tetap terjaga.

Baca Juga: SAH! FIFA dan UEFA Larang Timnas Rusia Berlaga di Piala Dunia

Disamping itu, guna mengurangi tekanan lonjakan harga minyak mentah dunia terhadap peningkatan biaya penyediaan BBM, Fajriyah mengatakan Pertamina terus melakukan berbagai efisiensi di segala lini, termasuk menekan biaya produksi BBM dalam negeri.

Halaman:

Editor: Moh Badar Risqullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X